Ia menambahkan, reformasi birokrasi tidak hanya berfokus pada aspek administratif, namun juga mendorong perubahan pola kerja aparatur agar lebih adaptif, responsif, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan transparan.
Pemerintah Kota Payakumbuh, lanjutnya, juga terus memperkuat penerapan pemerintahan digital dan budaya kerja BerAKHLAK di seluruh perangkat daerah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah. Capaian ini akan menjadi motivasi untuk terus melakukan pembenahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah Kota Payakumbuh akan terus berupaya menghadirkan pemerintahan yang sigap, transparan, akuntabel, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (MC)