"Jika Jakarta ingin menjadi Global City, maka knowledge (pengetahuan) harus memainkan peran yang sangat penting. Semua kota global yang berhasil memiliki kemampuan untuk memanfaatkan pengetahuan sebagai fondasi pembangunan mereka," kata Bambang.
Komitmen untuk menempatkan manusia sebagai pusat pembangunan sekaligus menjadikan pengetahuan sebagai fondasi kebijakan menunjukkan arah baru transformasi Jakarta.
Melalui penguatan ekosistem pengetahuan dan pengembangan kualitas warga, Jakarta berupaya membangun masa depan yang tidak hanya ditopang oleh infrastruktur modern, tetapi juga oleh masyarakat yang cerdas, kreatif, dan mampu menjadi penggerak utama kemajuan kota.