CARAPANDANG - Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Tuhan semesta alam. Shalawat dan salam atas Rasulullah -Shallallahu 'Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya. Tentunya kita pernah merasa sangat bingung, terjebak di jalan buntu, atau sulit mengambil keputusan. Saat berada di posisi ini, biasanya kita akan memaksa otak berpikir keras, bertanya ke sana-kemari, atau malah stres sendiri.
Namun, ulama besar Syaikh Ibn Uthaimin rahimahullah memberikan sebuah tips yang terdengar sederhana tapi dampaknya luar biasa:
إِذَا رَأَيْتَ نَفْسَكَ مُتَحَيِّرًا فَالْزَمِ الْإِسْتِغْفَارَفَإِنَّ الْإِسْتِغْفَارَ مِمَّا يَفْتَحُ اللهُ بِهِ عَلَى الْعَبْدِ
"Jika engkau mendapati dirimu berada dalam kebingungan, maka perbanyaklah istighfar. Karena sesungguhnya istighfar adalah salah satu sebab Allah membukakan jalan keluar bagi seorang hamba."
Mengapa meminta ampun (istighfar) bisa menjadi solusi dari kebingungan pikiran? Jika dibedah dari sudut pandang Islam dan psikologi modern, ini alasan ilmiahnya:
1. Istighfar Itu Seperti "Membersihkan Kaca" Pikiran
Dalam Islam, dosa, kesalahan, dan rasa egois itu ibarat debu hitam yang menempel di hati dan pikiran kita. Makin banyak debunya, makin buram pandangan kita dalam melihat masalah. Akibatnya, kita jadi gampang bingung dan salah ambil keputusan.