Menurutnya, semangat hijrah harus menjadi inspirasi bagi seluruh anggota Korpri dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kita perlu berhijrah dari pola kerja yang biasa-biasa saja menuju pelayanan yang luar biasa. Berhijrah dari budaya menunda pekerjaan menuju budaya kerja yang cepat, tepat, dan tuntas. Berhijrah dari sikap yang hanya menjalankan rutinitas menuju semangat inovasi dan pengabdian yang tulus kepada masyarakat,”ungkapnya.
Pj Sekda juga mengingatkan bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Pohuwato telah memasuki pertengahan tahun anggaran 2026. Karena itu, seluruh perangkat daerah diharapkan melakukan evaluasi terhadap capaian program dan target pembangunan yang telah ditetapkan.
“Ini adalah saat yang tepat untuk mengukur sejauh mana target-target pembangunan daerah telah kita capai. Apa yang sudah baik harus terus ditingkatkan, sementara apa yang masih kurang harus segera diperbaiki,”katanya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh ASN untuk terus meningkatkan integritas, menjaga disiplin, memperkuat etos kerja, serta membangun budaya pelayanan yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Jadilah ASN yang hadir sebagai solusi, bukan menjadi bagian dari persoalan. Jadilah pelayan masyarakat yang mampu menghadirkan kemudahan, bukan kesulitan,”tegasnya.