Beranda Internasional Wakil Sekjen PBB Sebut Miliaran Orang Tidur dalam Keadaan Lapar Setiap Malam

Wakil Sekjen PBB Sebut Miliaran Orang Tidur dalam Keadaan Lapar Setiap Malam

Warga Palestina menerima makanan gratis dari sebuah dapur komunitas di Gaza City pada 18 Mei 2026. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)

0
Xinhua

   Menurut Mohammed, berbagai krisis yang saling tumpang tindih, mulai dari ketegangan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi hingga krisis iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, kerawanan pangan, tekanan utang, dan kesenjangan yang semakin lebar, terus memperlambat kemajuan di seluruh SDG dan menguji kemampuan untuk mewujudkannya. Sementara itu, planet ini terus memanas dengan laju yang mengkhawatirkan dan konflik kekerasan telah mencapai tingkat tertingginya dalam beberapa dekade, katanya lebih lanjut.

   "Ini bukan tantangan yang berdiri sendiri," demikian wakil sekjen tersebut memperingatkan.

   "Pertanyaan yang kita hadapi bukanlah apakah SDG tetap relevan ... Pertanyaannya adalah apakah kita siap untuk menentukan pilihan, memobilisasi pendanaan, dan memperkuat kerja sama yang diperlukan untuk mewujudkannya," katanya, seraya menyerukan kerja sama multilateral yang lebih kuat, peningkatan investasi, dan solusi terintegrasi yang dapat memajukan berbagai SDG secara bersamaan sambil memperkuat ketahanan terhadap guncangan di masa depan.

   Menggambarkan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) SDG 2027 mendatang sebagai tonggak penting, Mohammed mengatakan KTT tersebut harus menjadi lebih dari sekadar "evaluasi capaian" dan harus menjadi momentum untuk mewujudkan hasil, dengan mempertajam prioritas, memperluas hal-hal yang telah berhasil, dan memperbarui komitmen politik dalam tahap akhir untuk mewujudkan SDG pada 2030.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here