Dia juga menyoroti peningkatan status diharapkan dapat dilengkapi dengan penambahan alat pelayanan kesehatan penting seperti CT scan, agar dapat menekan harus merujuk pasien ke uar daerah dan pada akhirnya mengurangi beban biaya untuk rujukan.
"Karena untuk rumah sakit kami ini, kami menanggung pembiayaan melalui dana otsus (otonomi khusus) untuk pasien-pasien dari Orang Asli Papua, khususnya orang Asmat," jelasnya.
Biaya yang ditanggung termasuk pendampingan medis sampai dengan fasilitas rumah singgah di lokasi rumah sakit rujukan seperti di Jayapura, Merauke, Jayapura dan Makassar.