Menteri Pendidikan dasar dan Menengah Abdul Mu'ti memberikan motivasi serta tiga pesan bagi para siswa pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SD Srengseng Sawah 15, Jakarta, Selasa.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat menyesalkan pembubaran hari pertama rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan imbas dugaan teror bom melalui pesan pribadi
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta kepada seluruh unit kerja untuk bahu-membahu menyukseskan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat pada 14 Juli 2026 mendatang agar berjalan lancar
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengajak para murid baru untuk membangun semangat baru dan kebiasaan baik lewat rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026
Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengatakan dalam masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025/2026, sekolah melakukan asesmen untuk mengetahui kemampuan membaca, menulis, serta numerasi siswa.
Memasuki tahun ajaran baru 2025/2026, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah resmi meluncurkan program MPLS Ramah, sebuah transformasi dari Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah yang selama ini kerap dikaitkan dengan praktik perpeloncoan.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti memastikan, akan ada teguran kepada pihak yang melakukan perpeloncoan. Khususnya pada Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS).