Intel memutuskan menghentikan sejumlah proyek manufaktur di Eropa dan menunda pembangunan pabrik chip senilai 28 miliar dolar AS di Ohio, Amerika Serikat, sebagai bagian dari upaya efisiensi besar-besaran di bawah kepemimpinan CEO baru, Lip-Bu Tan.
Optimisme Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita terbukti. Industri manufaktur di tanah air terus menggeliat dan produktivitasnya pun meningkat