Dalam pengumuman di platform Truth Social pada Selasa (5/5/2026), Trump menyatakan bahwa keputusan ini diambil atas permintaan Pakistan yang bertindak sebagai mediator.
Tudingan ini langsung membantah klasi resmi dari Komando Pusat AS (CENTCOM) yang sebelumnya menyatakan bahwa pihaknya menargetkan enam kapal cepat yang dimiliki Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
Komando Pusat AS (CENTCOM) mengerahkan lebih dari 100 pesawat tempur, kapal perusak berpemandu rudal, platform tanpa awak, serta sekitar 15.000 personel untuk mendukung misi yang dipimpin Presiden Donald Trump ini.
Penerapan IFP menurut siswa-siswi SMP Negeri 240 Jakarta, Anadina Salma dan Farhan Al-Farizi, mengaku menjadi lebih mudah memahami materi pembelajaran.
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei, mengeluarkan pernyataan tegas pada Kamis (30/4/2026) yang menandai dimulainya "babak baru" untuk kawasan Teluk Persia dan Selat Hormuz.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres pada Senin mendesak Amerika Serikat dan Iran untuk segera membuka Selat Hormuz, kata juru bicaranya, Stephane Dujarric.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah tidak berencana mengenakan pajak terhadap kapal-kapal yang melintas di perairan Selat Malaka. Ia menyampaikan klarifikasi tersebut untuk meluruskan kabar yang menyebut dirinya mengusulkan adanya pemungutan tarif di wilayah strategis tersebut
Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Washington siap membuka kembali Selat Hormuz, tidak hanya apabila tercapai kesepakatan, tetapi juga jika ada perkembangan yang “sangat positif”.
Pakar pertahanan dan hubungan internasional Binus University Curie Maharani menilai Indonesia akan menerima banyak keuntungan jika terus membangun kerja sama di bidang militer dengan Korea Selatan (Korsel).
Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) pada Rabu (22/4) mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya telah menewaskan dua militan Hizbullah di Lebanon selatan.
Rencana pengerahan tiga kapal perang telah dibahas dalam rapat Dewan Keamanan Nasional Jerman yang dipimpin langsung oleh Kanselir Friedrich Merz pada Selasa (21/4/2026).