Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev mengatakan Selat Hormuz telah menjadi "senjata" yang kekuatannya setara dengan "senjata nuklir" bagi Iran, sementara negara itu juga memiliki "senjata termonuklir" cadangan yaitu Selat Bab al-Mandab
Foto yang dirilis oleh Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) pada 16 September 2025 ini menunjukkan Eyal Zamir (kedua dari kanan), panglima militer Israel, di Jalur Gaza. (Carapandang/IDF/Handout via Xinhua)
Serangan udara Israel terus mengguncang Lebanon selatan hingga Sabtu (20/6), meskipun Amerika Serikat mengumumkan kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah telah tercapai sehari sebelumnya.
Sejumlah orang terlihat di sebuah jalan yang dipenuhi bangunan-bangunan yang hancur di Gaza City pada 19 Oktober 2025. (Carapandang/Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, mengatakan kapasitas produksi material nuklir untuk keperluan persenjataan di negaranya telah meningkat lebih dari dua kali lipat dalam lima tahun terakhir.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kemungkinan hanya akan mempertimbangkan untuk mengakhiri perjanjian gencatan senjata saat ini dengan Iran apabila ada pasukan AS yang tewas
Di saat AS menyadari pasar China terlalu berharga untuk disia-siakan, justru giliran Beijing jual mahal. Pemerintahan AS sudah membuka keran ekspor untuk chip H200 buatan Nvidia ke China
Paus Leo XIV secara resmi merilis surat ensiklik pertamanya yang berjudul "Magnifica Humanitas: On Safeguarding the Human Person in the Time of Artificial Intelligence" (Tentang Melindungi Pribadi Manusia di Zaman Kecerdasan Buatan) pada Senin (25/5/2026) di Vatikan.
Sebuah layar menampilkan pemimpin Hizbullah, Sheikh Naim Qassem, saat menyampaikan pidato yang disiarkan di televisi pada 30 Oktober 2024. (Carapandang/Xinhua/Bilal Jawich)
Foto yang diabadikan pada 16 Mei 2026 ini menunjukkan bangunan-bangunan yang hancur akibat serangan udara Israel di Tyre, Lebanon. (Carapandang/Xinhua/Ali Hashisho)
Seorang pria mengamati sebuah bangunan hunian yang rusak setelah serangan drone dan rudal besar-besaran oleh Rusia di Kiev, Ukraina, pada 9 Januari 2026. (Carapandang/Xinhua/Li Dongxu)