Presiden Angkasa, Datuk Seri Dr. Abdul Fattah Abdullah, menyampaikan bahwa tujuan kerja sama ini adalah mempromosikan dan mengembangkan koperasi berbasis komunitas masjid sebagai instrumen penguatan ekonomi.
Menurutnya untuk menuju ke arah sana tidaklah mudah. Maka itu, Kemenkop terus melakukan beberapa langkah, diantaranya rebranding koperasi, tata kelola koperasi terus diperbaiki, hingga digitalisasi.
Menurut Yandri, Kopdes Merah Putih yang merupakan program strategis nasional dapat menjadi pusat ekonomi rakyat yang memenuhi berbagai kebutuhan warga desa, mulai dari sembako, pupuk, hingga elpiji.
Pentingnya peran tersebut, maka keberadaan BMT harus mendapat dukungan yang maksimal dari pemerintah agar perannya dalam membangkitkan ekonomi umat semakin luas.
Dia mengungkapkan bahwa KDKMP saat ini sudah menaungi lebih dari 907 ribu orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 640 ribu aktif sebagai pengurus maupun pengawas koperasi.
Koperasi Merah Putih harus menjadi pintu masuk untuk memberi ruang lebih besar kepada mereka. Karena ketika perempuan berdaya, maka ekonomi keluarga dan desa juga ikut tumbuh