Spekulasi mengenai kondisi Mojtaba Khamenei menguat setelah ia tidak pernah tampil di publik sejak ditetapkan sebagai pemimpin tertinggi pada 8 Maret 2026.
Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan sesaat setelah tengah malam waktu setempat, Majelis Ahli yang beranggotakan 88 ulama terkemuka itu mengumumkan penunjukan Ayatollah Seyyed Mojtaba Hosseini Khamenei sebagai pemimpin ketiga dalam sejarah Iran sejak revolusi 1979.