Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan tarif MRT Jakarta dan LRT tidak akan naik di tengah wacana efisiensi subsidi transportasi, menyusul pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah.
LRT Jabodebek memperkuat komitmennya untuk menghadirkan layanan yang semakin dekat dengan masyarakat. Salah satunya dengan emberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat.
Kementerian Perhubungan menetapkan tarif flat Rp80 untuk seluruh perjalanan LRT Jabodebek pada 17–18 Agustus 2025. Kebijakan ini menjadi 'kado' dalam merayakan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, bagi masyarakat luas.
Pemprov DKI Jakarta memberlakukan tarif Rp1 untuk tiga moda transportasi yaitu Transjakarta, MRT Jakarta dan LRT Jakarta pada peringatan HUT ke-79 Bhayangkara, 1 Juli 2025, mulai pukul 00.00 hingga 23.59 WIB.
Penambahan ini menaikkan perjalanan harian pada hari kerja dari 366 menjadi 398 rute. Peningkatan perjalanan diharapkan memfasilitasi mobilitas pengguna lebih baik.
Bagi pekerja di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodebek), LRT menjadi salah satu moda transportasi umum favorit. Hal ini dikarenakan LRT memiliki tarif perjalanan yang cukup terjangkau.
LRT Jabodebek merupakan layanan transportasi umum yang kian diminati warga Jakarta dan sekitarnya. Hal ini dikarenakan kemudahan akses, dan waktu perjalanan yang lebih cepat.