CARAPANDANG - Sepuluh universitas dari Indonesia dan China menjalin kerja sama dengan menawarkan berbagai program unggulan serta beasiswa guna menarik lebih banyak mahasiswa internasional dari kedua negara, dan hal itu diharapkan kian memperkuat kolaborasi akademik, riset, serta mobilitas mahasiswa dan dosen di tengah semakin eratnya hubungan bilateral Indonesia dan China.
"Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana promosi bagi perguruan tinggi Indonesia dan China, tetapi juga memperkuat kerja sama akademik antara kedua negara," kata Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing Lestari Puspitaningsih dalam seminar "Internasionalisasi Pendidikan Tinggi RI-RRT" yang diselenggarakan secara daring pada Sabtu (27/6), sebagaimana keterangan tertulis yang diterima ANTARA.
Menurut Lestari, kegiatan tersebut juga membuka peluang yang lebih luas bagi mahasiswa Indonesia dan China untuk memperoleh pengalaman akademik internasional melalui berbagai program studi, pertukaran mahasiswa, serta beasiswa yang tersedia.
Lima perguruan tinggi dari China yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut adalah Hebei International Studies University (HISU), Xiamen University, Fujian Polytechnic Normal University (FPNU), Northeast Normal University (NENU), dan Hefei University of Technology (HFUT).