Menurut Erick, pusat pelatihan tersebut dirancang untuk memastikan atlet disabilitas memperoleh program latihan terpadu, terukur, dan berkelanjutan guna meningkatkan daya saing di ajang multievent internasional.
Menpora menegaskan komitmen pemerintah mendukung perjuangan atlet sejak tahap persiapan hingga kompetisi, sebagai bagian dari upaya menjaga konsistensi prestasi olahraga disabilitas Indonesia di kancah global. dilansir infopublik.id