“Salju sebenarnya bisa dimakan, tapi penting untuk tahu asalnya. Dari mana salju itu datang?” kata Fassnacht. Waktu juga berpengaruh. Crockett menyarankan agar tidak mengambil salju di awal badai karena fase pertama biasanya membawa partikel paling banyak dari udara. Menunggu hingga salju turun lebih lama bisa menjadi pilihan yang lebih aman.
Selain itu, hindari salju di permukaan tanah, terutama yang terkena lumpur, air seni, atau tercampur garam jalan dan bahan kimia pencair es. Salju hasil dorongan alat pembersih jalan sebaiknya juga dihindari.
Camilan Musim Dingin yang Viral
Di sejumlah daerah Amerika, salju sering diolah menjadi camilan tradisional seperti snow cream—campuran salju, susu, gula, dan vanila—atau sugar on snow, permen mirip karamel dari sirup maple panas yang dituangkan ke atas salju.
Popularitas camilan ini kembali meningkat setelah banyak video resepnya viral di TikTok. Bagi sebagian orang, ini bukan sekadar makanan, tapi juga pengalaman musim dingin yang unik.
Jangan Andalkan Salju untuk Bertahan Hidup
Meski boleh dicicipi, salju bukan sumber air yang baik untuk kondisi darurat. Crockett menegaskan, memakan salju justru bisa berbahaya jika dilakukan untuk bertahan hidup.
Energi tubuh akan terkuras untuk melelehkan salju, suhu tubuh bisa turun, dan risiko hipotermia meningkat. Para petualang alam biasanya melelehkan dan merebus salju terlebih dahulu sebelum diminum.