Jalur pipa tersebut pada akhirnya sama sekali tidak dapat beroperasi setelah hancur akibat serangan udara AS pada masa invasi ke Irak pada 2003.
Sumber: Sputnik
Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) pada Jumat (17/8) menyatakan bahwa konsorsium internasional yang dipimpin perusahaan asal AS akan membantu upaya pemulihan jalur pipa minyak Kirkuk-Baniyas yang dibangun di wilayah Irak dan Suriah.