Beranda Umum Bakpia, Produk Akulturasi yang Jadi Ikon Kuliner Khas Yogyakarta

Bakpia, Produk Akulturasi yang Jadi Ikon Kuliner Khas Yogyakarta

0
Bakpia, Produk Akulturasi yang Jadi Ikon Kuliner Khas Yogyakarta

Meledaknya popularitas bakpia di kalangan masyarakat lokal juga tidak lepas dari cara pemasarannya yang unik. Kala itu, kehadiran bakpia masih tergolong baru sehingga menarik perhatian masyarakat. Para perajin bakpia dengan sukarela membagikan resepnya kepada warga sekitar, menjadikan kudapan ini sukses diterima secara luas.

"Cara pemasaran yang dilakukan masyarakat Tionghoa berbeda dengan masyarakat pribumi," ujar Martiana menjelaskan temuan studinya. "Masyarakat Jawa cenderung lebih menerima keadaan, sedangkan masyarakat Tionghoa lebih aktif dalam memperkenalkan produknya. Salah satu caranya adalah dengan membagikan resep kepada orang lain sehingga semakin banyak orang dapat membuat dan menjual bakpia. Hal ini membuat bakpia semakin dikenal luas," tuturnya kepada Xinhua pada Senin yang sama.  

Pada 2016, meski bukan kuliner asli ciptaan masyarakat Jawa, bakpia ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

"Bakpia merupakan produk akulturasi dari kudapan China yang bertahan hingga puluhan tahun, bahkan kemudian menjadi ikon Yogyakarta. Bakpia menjadi simbol pluralisme di kota tersebut. Kudapan dari kaum minoritas yang dikenal menggunakan bahan yang tidak dapat diterima oleh kaum mayoritas ini mampu melakukan kompromi, dan kemudian tidak hanya diterima tetapi juga dicintai. Keluwesan warga kota Yogyakarta menerima perbedaan sungguh terbukti dalam hal ini," demikian bunyi keterangan di dalam situs resmi Dinas Kebudayaan DIY. 

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here