Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin yang akrab disapa Appi menyambangi pengungsi di Perumnas Antang Blok 10 untuk memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan pelayanan maksimal, terutama di bulan Ramadan.
"Ada 12 KK yang mengungsi di sini. Tinggi air di dalam rumah sekitar bawah lutut. Kami pastikan pelayanan maksimal, terutama untuk balita dan lansia," ujar Appi di Masjid Jabal Nur.
Ia juga mengecek langsung ketersediaan logistik, tempat istirahat, hingga konsumsi untuk buka puasa dan sahur. Appi menginstruksikan BPBD, Dinas Sosial, camat, dan lurah untuk siaga 24 jam.
"Respons cepat harus diberikan saat warga membutuhkan," tegasnya.
Kepala Pelaksana BPBD Makassar Muhammad Fadli Tahar mengatakan pihaknya terus melakukan evakuasi dan pemantauan kondisi pengungsi. Sejumlah warga dievakuasi menggunakan perahu karet di Kecamatan Manggala.
"Kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, dan layanan kesehatan dipastikan terpenuhi. Koordinasi lintas instansi terus diperkuat sembari menunggu cuaca membaik dan air surut," ungkap Fadli.
Hingga saat ini, sejumlah ruas jalan di Kota Makassar masih tergenang air dengan ketinggian bervariasi. Sebelumnya, pada Selasa (24/2) pagi, banjir dengan ketinggian mencapai 100 centimeter dilaporkan melumpuhkan akses jalan di Jalan Sermani 4, Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakkukang.