Beranda Ekonomi Bitcoin Anjlok 25% dalam Sepekan, Hapus Seluruh Keuntungan Era “Presiden Kripto” Trump

Bitcoin Anjlok 25% dalam Sepekan, Hapus Seluruh Keuntungan Era “Presiden Kripto” Trump

Penurunan drastis ini menghapus seluruh keuntungan yang diperoleh Bitcoin sejak kemenangan dan pelantikan Presiden AS Donald Trump, yang dijuluki "presiden kripto".

0
Ilustrasi

Nilai Bitcoin, mata uang kripto terbesar di dunia, mengalami penurunan tajam dalam sepekan terakhir. Berdasarkan data CoinMarketCap, harga Bitcoin anjlok 25,1% dalam tujuh hari dan turun 12,7% hanya dalam 24 jam terakhir.

Pada perdagangan pukul 22.00 GMT, Bitcoin tercatat berada di level US$63.070 per koin. Dengan kurs dolar AS sebesar Rp16.800, nilai tersebut setara dengan sekitar Rp1,06 miliar per koin.

Penurunan drastis ini menghapus seluruh keuntungan Bitcoin sejak kemenangan dan pelantikan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang sebelumnya dijuluki sebagai “presiden kripto”.

Trump terpilih pada 5 November 2024, dan kemenangannya kala itu mendorong harga Bitcoin melonjak signifikan dari sekitar US$68.000 atau setara Rp1,14 miliar menjadi lebih dari US$100.000 atau sekitar Rp1,68 miliar pada 17 Desember 2024.

Bitcoin bahkan sempat mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa di level US$126.200 atau setara sekitar Rp2,12 miliar per koin pada Oktober 2025, sebelum akhirnya mengalami koreksi besar-besaran.

Tekanan tidak hanya terjadi pada Bitcoin. Ethereum, mata uang kripto terbesar kedua di dunia, juga ikut melemah.

Harga Ethereum tercatat turun 12,9% menjadi US$1.850 atau setara sekitar Rp31,1 juta per koin, serta mencatatkan penurunan kumulatif sebesar 34,5% dalam sepekan terakhir.

Sebelumnya, lonjakan harga aset kripto dipicu oleh sentimen positif pasar terhadap kebijakan pro-kripto yang dijanjikan dan mulai diterapkan oleh pemerintahan Trump.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here