Beranda Internasional Putin Kutuk Serangan di Masjid Islamabad Yang Tewaskan 31 Orang

Putin Kutuk Serangan di Masjid Islamabad Yang Tewaskan 31 Orang

Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut serangan tersebut sebagai tindakan "barbar" dan menyatakan kesiapan Moskow untuk memperluas kerja sama anti-teror dengan Pakistan.

0
Presiden Rusia, Vladimir Putin

CARAPANDANG - Serangan bom bunuh diri di sebuah tempat ibadah Syiah di Islamabad, Pakistan, menewaskan sedikitnya 31 jiwa dan melukai 169 orang lainnya. Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut serangan tersebut sebagai tindakan "barbar" dan menyatakan kesiapan Moskow untuk memperluas kerja sama anti-teror dengan Pakistan.

Insiden terjadi di Imambargah Khadijah-tul-Kubra, di kawasan Shehzad Town, Islamabad, ketika seorang pelaku meledakkan bahan peledak setelah dicegat oleh petugas keamanan yang sedang berjaga.

Korban jiwa dan luka-luka berjatuhan di tengah jamaah yang sedang melaksanakan ibadah.

Dalam pesan dukacita resmi yang dikirimkan kepada Presiden Pakistan Asif Ali Zardari dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif, Putin menegaskan bahwa pembunuhan orang-orang dalam upacara keagamaan adalah bukti lebih lanjut dari sifat terorisme yang barbar dan tidak manusiawi.

Kremlin menyatakan, Putin juga meminta agar rasa simpati dan dukungannya yang tulus disampaikan kepada keluarga korban serta mendoakan kesembuhan bagi yang terluka.

Sementara itu, pemerintah India juga mengutuk serangan tersebut melalui Kementerian Urusan Eksternalnya, menyebut pengeboman itu "terkutuk" dan menyampaikan belasungkawa atas kehilangan nyawa.

Pernyataan India ini disampaikan setelah seorang juru bicara Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, Mosharraf Zaidi, menuduh bahwa serangan tersebut direkayasa oleh India.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here