Ketua BKOW Sumbar, Ny. Dianita Maulin Vasko, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk aksi nyata solidaritas perempuan Sumbar yang tergabung dalam 61 organisasi anggota BKOW.
“Ini adalah aksi nyata perempuan yang hari ini diwakili oleh kami BKOW. Kami membawa sejumlah bantuan seperti selimut, alat mandi, makanan ringan, dan kebutuhan harian lainnya. Insya Allah, meski sedikit, semoga apa yang kami bawa dapat bermanfaat bagi para pengungsi di sini,” ujarnya.
Dalam sambutannya kepada para pengungsi, Dianita menyampaikan empati mendalam atas duka yang dialami masyarakat.
“Mohon maaf jika kami dirasa terlambat datang, karena akses baru terbuka hari ini. Tapi percayalah, duka Ibu-Ibu adalah duka kami bersama. Bapak Vasko, Buya, dan Umi Harneli juga menitipkan salam agar Ibu-Ibu tetap kuat. Ibu-Ibu tidak sendirian,” ungkapnya dengan penuh haru.
Ia juga mengajak para pengungsi untuk tetap saling menguatkan dan berdoa agar musibah serupa tidak terulang. “Semoga Ibu-Ibu bisa segera kembali tidur di rumah masing-masing dan berkumpul dengan keluarga. Mari kita sama-sama membaca Al-Fatihah,” katanya.
Bantuan BKOW Sumbar yang disalurkan meliputi selimut, handuk, air mineral, popok bayi, biskuit, mie instan, sarden, perlengkapan mandi, pembalut, sabun colek, susu, pakaian dalam, kain sarung, baju kaos, susu cair, dan snack anak-anak.
Sementara Baznas Sumbar memberikan beras, telur, dan minyak goreng.