"Yang bersangkutan (MR) atau DPO tersebut menyatakan bahwa ada beberapa orang yang terkait dengan yang bersangkutan, termasuk ingin menunjukkan barang bukti yang disimpan di rumah pelaku di Jalan Samudera," jelas Roy.
Dalam operasi ini, petugas mengamankan dua orang yang diduga loyalis MR serta menyita barang bukti tambahan berupa narkotika jenis ganja gorilla, senjata api, samurai, dan kendaraan bermotor.
Penggerebekan tersebut mendapat perlawanan dari loyalis MR hingga menyebabkan satu anggota polisi mengalami luka di bagian mata.
Roy menegaskan bahwa operasi di Kampung Bahari akan terus dilakukan karena diduga masih ada gembong narkoba lain yang beroperasi di kawasan tersebut.