2. Brasov Nail Polish No.125 (NA11211500008): Produk keluaran CV Catel ini menggunakan pewarna merah K10, dan nomor izin edarnya telah dibatalkan secara resmi.
3. LT Beauty Skin WSC 2 in 1 (NA18230102345): Kosmetik dari PT Skinsol Kosmetik Industri ini mengandung merkuri. Izin edarnya dibatalkan akibat diproduksi oleh pihak yang tidak berhak.
4. Madame Gie Madame Take5 01 (NA11221201155): Kosmetik wajah buatan PT Tjhindatama Mulia ini menggunakan pewarna merah K10, sehingga nomor izin resminya langsung ditarik.
5. Selsun 7 Herbal (NA18231001535): Produk milik PT Rohto Laboratories Indonesia ini memiliki cemaran senyawa 1,4-dioksan yang melampaui batas wajar sehingga izinnya dibatalkan.
6. Selsun 7 Flowers (NA18241001830): Produk buatan PT Rohto Laboratories Indonesia ini juga tercemar senyawa 1,4-dioksan secara berlebihan, membuat nomor perizinannya resmi dihapus.
7. Tzuyu Skincare Day Cream Protection (NA18210111731): Produk buatan CV Nosin Indonesia ini dilarang beredar karena mengandung deksametason, dan izinnya telah dibatalkan.
8. Tzuyu Skincare Glow Expert Night Cream (NA18210111732): Kosmetik kedua buatan CV Nosin Indonesia ini juga terdeteksi memakai deksametason dan kehilangan nomor izin edar.
9. Beautywise Rejuvenating Facial Toner: Terbukti mengandung hidrokinon dan asam retinoat. Produk ini tidak terdaftar di BPOM dan tidak ada pemilik nomor izin edar yang tercantum dalam kemasan.
10. Monesia Apothecary Melano Glow Duo Night Cream: Kosmetik dengan hidrokinon dan asam retinoat ini tidak terdaftar di BPOM dan tidak ada pemilik nomor izin edar yang tercantum dalam kemasan.
11. Monesia Apothecary Night Melano Cream: Terdeteksi memiliki hidrokinon dan asam retinoat. Produk ini juga tidak terdaftar di BPOM dan tidak ada pemilik nomor izin edar yang tercantum dalam kemasan. (RMol.id)
BPOM Temukan 11 Produk Kecantikan Berbahaya, Apa Saja?
BPOM RI mendeteksi berbagai senyawa kimia berbahaya dalam 11 produk tersebut. Bahan berbahaya yang ditemukan meliputi asam retinoat, deksametason, hidrokinon, merkuri, pewarna merah K10, hingga senyawa kimia 1,4-dioksan.