Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang juga Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa penguatan cadangan pangan pemerintah menjadi langkah antisipasi menghadapi potensi kekeringan akibat fenomena Godzilla El Nino yang diprediksi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) akan berlangsung dari April hingga Oktober 2026.
"Dunia sedang menghadapi ancaman krisis pangan yang serius. Oleh karena itu setiap negara harus memperkuat ketahanan pangannya dan tidak boleh bergantung pada negara lain. Kita tidak boleh takut," ujar Amran.
Pemerintah juga menjamin kelancaran distribusi pangan pasca-Lebaran. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam peninjauannya di Pasar Legi Ponorogo, Minggu (29/3/2026), mengonfirmasi bahwa harga sejumlah komoditas cenderung stabil bahkan mengalami penurunan.
"Saya bersyukur beras SPHP di sini Rp57 ribu per 5 kilogram, itu harga yang saya rasa peran Bulog sangat signifikan. Minyakita juga tadi terkonfirmasi lancar distribusinya dan harga di bawah HET," ungkap Khofifah.
Dengan kondisi stok yang melimpah dan harga yang terkendali, Bulog mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying. Pemerintah berkomitmen untuk terus memantau ketersediaan dan distribusi pangan guna menjaga stabilitas harga hingga akhir tahun.