Beranda Tips Cara Mengobrol dengan Anak Remaja Tanpa Menggurui

Cara Mengobrol dengan Anak Remaja Tanpa Menggurui

0
Cara Mengobrol dengan Anak Remaja Tanpa Menggurui

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan orangtua adalah mengajukan pertanyaan yang hanya membutuhkan jawaban "ya" atau "tidak". Misalnya, "Sekolah baik-baik saja?" atau "Tidak ada masalah, kan?" Pertanyaan seperti ini sering kali membuat percakapan berhenti hanya dalam beberapa detik.

Sebaliknya, pertanyaan terbuka memberi kesempatan kepada remaja untuk menjelaskan pengalaman, perasaan, dan pendapatnya secara lebih luas. Orangtua dapat mencoba bertanya dengan kalimat seperti, "Bagian paling menyenangkan dari harimu apa?", "Menurutmu, kenapa kejadian itu bisa terjadi?", atau "Kalau bisa mengulang situasi tadi, apa yang ingin kamu lakukan berbeda?". Pertanyaan semacam ini menunjukkan bahwa orangtua benar-benar tertarik pada sudut pandang anak, bukan sekadar ingin mengetahui hasil akhirnya.

"Komunikasi yang lembut dan disengaja membangun kepercayaan: Mengajukan pertanyaan yang lebih mendalam, berbagi pengalaman kamu sendiri, dan menciptakan momen-momen kecil untuk terhubung membantu remaja merasa aman untuk terbuka, terutama selama percakapan yang sulit," kata psikolog anak Dr. Shirin Mostofi dalam Rady Children’s Health.

4. Berbicaralah sebagai teman diskusi, bukan atasan

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here