5. Tanamkan kepercayaan sekaligus tanggung jawab
Mengawasi anak remaja saat berada di sekolah bukan berarti mengetahui setiap langkah yang mereka lakukan. Yang jauh lebih penting adalah memastikan mereka memiliki pegangan yang kuat untuk membuat keputusan yang baik ketika orangtua gak berada di dekatnya. Hubungan yang dipenuhi komunikasi, rasa percaya, dan dukungan akan menjadi benteng terbaik bagi anak dalam menghadapi berbagai pengaruh di lingkungan sekolah.
Kalau kamu memiliki anak remaja, ingatlah bahwa tujuan pengawasan bukan untuk membatasi mereka, melainkan membantu mereka tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan bertanggung jawab. Saat anak merasa dipercaya sekaligus tahu bahwa orang tuanya selalu siap mendengarkan, mereka akan lebih mudah terbuka ketika menghadapi tantangan di sekolah. Hubungan yang hangat itulah yang menjadi bentuk pengawasan paling bermakna.