"Posisi nenek ada di bawah, di lantai 1, yang cucunya di lantai 2," jelas Rini.
Empat penghuni lainnya berhasil selamat namun mengalami luka-luka, termasuk istri pemilik rumah yang mengalami luka robek di telapak tangan, serta seorang penghuni kos yang mengalami dislokasi pada kedua kakinya akibat melompat dari lantai dua untuk menyelamatkan diri.
Para korban luka telah mendapatkan perawatan medis, sementara kedua jenazah dievakuasi ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya untuk penanganan lebih lanjut.
Lantai satu bangunan tersebut diketahui berfungsi sebagai bengkel perbaikan motor listrik, sementara lantai dua digunakan sebagai toko sembako sekaligus tempat tinggal keluarga.