Beranda Ekonomi Defisit APBN 2026 Diprediksi Membengkak Jadi Rp734,3 Triliun

Defisit APBN 2026 Diprediksi Membengkak Jadi Rp734,3 Triliun

Pelebaran defisit dipengaruhi oleh realisasi belanja negara yang diperkirakan melampaui target.

0
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

"Outlook defisit APBN tercatat sebesar Rp734,3 triliun dengan persentase sebesar 2,85 persen terhadap PDB. Saya yakin kita masih bisa menekan defisit ini ke bawah," ujar Purbaya dikutip Antaranews.

Meskipun proyeksi defisit meningkat, Purbaya memastikan angka tersebut masih berada di bawah batas aman 3 persen PDB.

Hingga semester I 2026, defisit APBN tercatat sebesar Rp196,5 triliun atau 0,76 persen PDB, lebih rendah dibanding periode yang sama tahun lalu.

Ketua Banggar DPR Said Abdullah mengingatkan agar pemerintah tetap menjaga disiplin fiskal.

Ia menyoroti tingginya proyeksi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) yang mencapai Rp255,5 triliun, jauh lebih tinggi dibanding realisasi tahun lalu sebesar Rp72,39 triliun.

"Walaupun selisihnya hanya 0,17 persen, membesarnya defisit tentu mengirimkan sinyal kepada pasar, terlebih ketika belanja fiskal sedang menjadi sorotan. Banggar berharap pemerintah tetap disiplin menjaga target APBN 2026," ujar Said.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here