Beranda Tips Gerhana Bulan, Ini Tips Pengamatan Hingga Live Streaming

Gerhana Bulan, Ini Tips Pengamatan Hingga Live Streaming

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan durasi keseluruhan gerhana mencapai 5 jam 41 menit 51 detik, menjadikannya salah satu momen astronomi paling istimewa tahun ini.

0
Ilustrasi

CARAPANDANG - Fenomena langka Gerhana Bulan Total atau yang populer disebut Blood Moon akan menghiasi langit Indonesia pada Selasa (3/3/2026) sore hingga malam ini.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan durasi keseluruhan gerhana mencapai 5 jam 41 menit 51 detik, menjadikannya salah satu momen astronomi paling istimewa tahun ini.

BMKG mengimbau masyarakat untuk memperhatikan hal-hal berikut saat mengamati gerhana :

1. Aman diamati langsung: Berbeda dengan gerhana matahari, gerhana bulan aman dilihat dengan mata telanjang tanpa alat pelindung.

2. Cari lokasi minim polusi cahaya: Pengamatan akan lebih optimal di tempat yang jauh dari lampu kota dan memiliki pandangan langit yang cerah ke arah terbitnya bulan.

3. Pantau cuaca: Masyarakat diimbau memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG.

4. Live streaming: Bagi yang tidak dapat melihat langsung karena faktor cuaca atau lokasi, BMKG menyediakan layanan live streaming yang dapat diakses melalui laman resmi gerhana.bmkg.go.id . Observatorium Bosscha juga akan melakukan siaran langsung melalui kanal YouTube mereka .

Berdasarkan data BMKG, berikut adalah jadwal lengkap fase Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 dalam Waktu Indonesia Barat (WIB) :

· Gerhana Penumbra Mulai (P1): 15.42 WIB (tidak terlihat karena Bulan belum terbit)

· Gerhana Sebagian Mulai (U1): 16.50 WIB (Bulan mulai "termakan" bayangan)

· Gerhana Total Mulai (U2): 18.03 WIB

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here