Sementara itu, Andre Rosiade menegaskan bahwa pembangunan flyover Padang Luar bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi kebutuhan mendesak demi keselamatan warga dan kelancaran aktivitas ekonomi.
“Yang pasti jangan sampai ada korban lagi. Desainnya harus matang, termasuk pengaturan di lahan KAI, agar solusi ini benar-benar menyelesaikan persoalan,” tegas Andre.
Turut hadir dalam peninjauan tersebut Bupati Agam, Benny Warlis; Bupati Tanah Datar, Eka Putra; serta Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar, Elsa Friandi. (adpsb/rmz/bud)