CARAPANDANG.COM- Pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 menjadi pendorong kearifan lokal masyarakat Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Provinsi Banten untuk semakin dikenal bukan hanya di Indonesia, tetapi juga hingga mancanegara.
"Kami melihat kehidupan budaya masyarakat Badui bisa diambil segi manfaatnya yang positif, karena mereka sangat kuat mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal di tengah gempuran modernisasi," kata Ketua Bidang Kerja Sama Antarlembaga PWI Pusat, Kadir saat menggelar Kemah Budaya Wartawan di Permukiman Badui Lebak, Sabtu.
Masyarakat permukiman Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten hingga kini masih mempertahankan budaya kearifan lokal sesuai warisan adat leluhur nenek moyangnya.
Karena itu, budaya Badui yang sudah terkenal di tingkat nasional, namun wartawan dapat mendorong bisa mengenalkan ke mancanegara.
Sebab, PWI Pusat baru kali pertama dalam rangkaian HPN, menggelar Kemah Budaya Wartawan di pemukiman Badui untuk mengenal lebih dekat kehidupan budaya mereka.
Para peserta Kemah Budaya Wartawan sebanyak 70 orang terdiri dari wartawan dan sastrawan di Indonesia. Mereka nantinya membuat berupa tulisan, sehingga bisa dibukukan dan dicetak untuk dibagikan pada puncak HPN 9 Februari 2026 di Serang.