Melihat potensi raksasa ini, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bergerak cepat menyiapkan sejumlah program strategis. Langkah ini diambil untuk mempercepat lahirnya inovasi berbasis AI yang berkelanjutan di tanah air.
Beberapa program kolaborasi yang saat ini sudah berjalan di berbagai kota antara lain: digital scholarship yakni program beasiswa peningkatan keahlian digital untuk mencetak talenta unggul, serta Garuda Spark Innovation Hub sebagai ruang berkumpul dan berdiskusi guna melahirkan inovasi melalui startup-startup baru di bidang digital.
Menkomdigi menekankan bahwa kunci keberlanjutan prestasi ini terletak pada integrasi talenta lokal ke dalam ekosistem global. Kementerian Komdigi berkomitmen penuh untuk menjembatani para inovator muda dengan para raksasa teknologi dunia.
"Intinya adalah innovation hub atau pusat inovasi yang memadukan talenta ini. Karena kalau talenta ini tidak kita padukan dengan para produsen teknologi raksasa dunia itu juga agak sulit ketemunya. Mereka harus masuk ke ekosistem yang lebih besar," ungkap Meutya.
Melalui sinergi kuat antara anak bangsa berprestasi global dan dukungan fasilitasi dari Kementerian Komdigi, Indonesia kini berada di jalur yang tepat untuk menjadi pemain utama dalam lanskap inovasi AI di panggung global.