Momentum Lebaran 2024 ini juga menjadi momen istimewa bagi masyarakat Sumbar dengan berbagai pencapaian membanggakan di tingkat nasional.
Di bawah kepemimpinan Mahyeldi-Vasko, provinsi ini mencatatkan berbagai keberhasilan yang dapat disebut sebagai "hadiah Lebaran" istimewa.
Selain IPM yang tinggi, Sumbar juga mencatatkan Indeks Daya Saing Daerah sebesar 3,70, setara dengan Sumatera Utara.
Prestasi ini menjadikan Sumbar sebagai salah satu provinsi dengan daya saing tertinggi di luar Pulau Jawa dan Bali.
Dalam aspek kesejahteraan masyarakat, tingkat kemiskinan di Sumbar turun ke 5,42 persen, angka terendah dalam satu dekade terakhir.
Sementara itu, Gini Ratio—yang mengukur ketimpangan ekonomi, turun menjadi 0,287, menunjukkan distribusi ekonomi yang semakin merata.
Nilai tukar petani juga mengalami peningkatan, menandakan sektor pertanian yang semakin kuat.
Prestasi lain yang tidak kalah membanggakan adalah posisi Sumbar sebagai provinsi nomor dua terbaik dalam perencanaan pembangunan nasional dengan nilai 94,59, hanya sedikit di bawah Jawa Barat (Jabar).
Pencapaian ini membuktikan efektivitas kebijakan pembangunan yang diimplementasikan oleh Pemprov Sumbar.
Lantas, apa tantangannya ke depannya?
Meski telah mencapai banyak prestasi, Pemprov Sumbar menyadari masih banyak tantangan yang harus dihadapi untuk mempertahankan dan meningkatkan capaian tersebut.