Beranda Internasional Iran Bantah Serang Turki, Kuwait, dan Irak, Tuding Israel Dalang di Balik Konflik Regional

Iran Bantah Serang Turki, Kuwait, dan Irak, Tuding Israel Dalang di Balik Konflik Regional

Sebaliknya, Iran justru menuding Israel sebagai dalang di balik serangan-serangan tersebut.

0
Ayatollah Mojtaba Khamenei (Reuters)

CARAPANDANG - Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Mojtaba Khamenei, secara tegas membantah keterlibatan negaranya dalam serangan terhadap sejumlah negara tetangga, termasuk Turki, Kuwait, dan Irak. Dalam pernyataan resmi yang dirilis Jumat (20/3/2026) menyambut tahun baru Persia (Nowruz), Khamenei menyatakan bahwa Iran dan kekuatan sekutunya sama sekali tidak berada di balik serangan yang melanda kawasan tersebut.

Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan regional pasca serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu yang menewaskan lebih dari 1.300 orang, termasuk pemimpin tertinggi sebelumnya, Ayatullah Ali Khamenei.

Sebaliknya, Iran justru menuding Israel sebagai dalang di balik serangan-serangan tersebut. Khamenei menuduh "musuh Zionis" melakukan tipu daya untuk memicu perpecahan antara Iran dan negara-negara tetangganya.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dalam panggilan telepon dengan sejumlah mitranya, juga menilai serangan terhadap infrastruktur Iran sebagai tindakan AS dan Israel yang bertujuan meningkatkan ketegangan dan merusak stabilitas kawasan.

Bantahan ini disampaikan langsung oleh Pemimpin Tertinggi Iran melalui saluran Telegram resminya, menegaskan bahwa perang yang terjadi saat ini dimulai setelah musuh kehilangan harapan untuk memicu pemberontakan di dalam negeri Iran.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here