CARAPANDANG.COM, TEHERAN -- Iran pada Senin (30/3) mengeksekusi dua anggota Organisasi Mujahedin-e Khalq (Mujahedin-e Khalq Organization/MKO), yang oleh Iran ditetapkan sebagai kelompok teroris, karena melakukan "beberapa aksi teror" di Teheran, seperti dilaporkan media resmi Iran.
Dua anggota MKO tersebut, yang diidentifikasi sebagai Akbar Daneshvarkar dan Mohammad Taqavi Sangdehi, dijatuhi hukuman gantung setelah Mahkamah Agung Iran menguatkan vonis mati mereka, menurut kantor berita Mizan, yang berafiliasi dengan lembaga peradilan Iran.
Selama "kerusuhan" mematikan di Iran pada Januari lalu, MKO menghubungi kedua terpidana tersebut, merencanakan untuk melawan pasukan keamanan Iran, menurut laporan itu.
Menurut Mizan, Sangdehi terlibat dalam upaya mengidentifikasi lokasi-lokasi sensitif di Iran serta merencanakan operasi terhadap berbagai pusat dan institusi.
Daneshvarkar juga telah ambil bagian dalam "kerusuhan" baru-baru ini, dengan merancang taktik untuk melawan militer dan aparat penegak hukum Iran, menurut laporan itu.
Iran menuduh MKO telah membunuh puluhan ribu warga Iran.