Beranda Berita Jadikan Ramadan Bulan 3S: Saving, Sharing, dan Solidarity

Jadikan Ramadan Bulan 3S: Saving, Sharing, dan Solidarity

Ramadan harus dimaknai lebih dari sekadar ritual tahunan. Faozan mengajak umat Islam menjadikan Ramadan sebagai bulan 3S: Saving, Sharing, dan Solidarity

0
Istimewa

Dimensi kedua adalah sharing, yakni memperkuat zakat, infak, sedekah, dan tradisi memberi makan orang yang berpuasa. Faozan mengutip hadis riwayat Bukhari, Rasulullah adalah orang yang paling dermawan, dan beliau lebih dermawan lagi pada bulan Ramadan.

Spirit berbagi ini, tegasnya, harus diterjemahkan dalam gerakan nyata penguatan filantropi Islam agar manfaatnya semakin luas dan tepat sasaran. Nabi SAW juga bersabda, Barang siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa itu (HR. Tirmidzi), menegaskan bahwa solidaritas sosial memiliki nilai spiritual yang tinggi.

Sementara itu, solidarity dimaknai sebagai penumbuhan empati, ukhuwah, dan kepedulian sosial. Faozan mengingatkan firman Allah dalam QS. Al-Hasyr ayat 9, “Mereka mengutamakan (orang lain) atas diri mereka sendiri sekalipun mereka memerlukan. Dan siapa yang dijaga dari kekikiran dirinya, mereka itulah orang-orang yang beruntung.” Ayat ini menjadi fondasi teologis bagi lahirnya masyarakat yang saling menguatkan, bukan saling melemahkan.

Sebagai Dewan Pengawas Syariah Koperasi Khairu Ummah Grup, ia menegaskan bahwa Ramadan adalah madrasah spiritual sekaligus laboratorium sosial. Di dalamnya, umat Islam ditempa menjadi pribadi bertakwa sekaligus agen perubahan sosial yang peduli dan berdaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here