"Entah ini benar-benar terbukti atau hanya ancaman agar ketidakpastian tetap tinggi, memblokir atau membarikade jembatan merupakan langkah yang merugikan diri sendiri," ujar Laing. "Jalan ke depan bukanlah dengan merusak koridor perdagangan yang sudah ada; melainkan dengan membangun jembatan."
Proyek tersebut terutama didanai oleh pemerintah federal Kanada dengan investasi sebesar 6,4 miliar dolar Kanada (1 dolar Kanada = Rp12.341). Kanada berencana menutup biaya tersebut melalui pendapatan tol di masa depan. Selanjutnya, pendapatan tol akan dibagi dengan Negara Bagian Michigan setelah modal investasi sudah sepenuhnya kembali.
Sebelumnya pada Senin, Trump mengeluh di platform media sosialnya bahwa Kanada telah memperlakukan AS secara "tidak adil" dalam hal perdagangan. Dia menegaskan bahwa AS harus memiliki "setidaknya separuh" dari aset tersebut dan mengancam akan memblokir pembukaannya kecuali diberi kompensasi.
Retorika ini menandai perubahan yang tajam dari periode pertama Trump pada 2017, ketika dia mendukung jembatan itu sebagai "penghubung ekonomi yang vital antara kedua negara kita".