CARAPANDANG - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyatakan komitmen kuatnya dalam mendukung penyiapan dan pemenuhan guru untuk program Sekolah Rakyat. Program ini dinilai telah memberikan manfaat signifikan bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bentuk keberanian negara dalam mengubah nasib anak bangsa.
Ia memastikan bahwa secara akademik, penyelenggaraan Sekolah Rakyat telah berjalan sesuai dengan kurikulum yang ditetapkan pemerintah.
“Kita dapat melihat bagaimana Sekolah Rakyat terselenggara dengan baik dan benar-benar memberi manfaat besar bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu,” ujar Abdul Mu’ti dalam keterangan di Jakarta, Rabu (29/1/2026).
Untuk menunjang kualitas pembelajaran, para guru yang bertugas di Sekolah Rakyat mendapatkan pelatihan khusus yang disesuaikan dengan kurikulum multi-entry dan multi-exit.
Pendekatan ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan serta latar belakang siswa yang beragam.
Kemendikdasmen juga berkolaborasi dengan Kementerian Sosial dalam memperkuat kapasitas kepala sekolah dan guru melalui program pelatihan khusus.
Sebagian besar guru yang ditugaskan merupakan lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang telah dipersiapkan untuk mengajar di Sekolah Rakyat.