"Perlu kita pahami bahwa penyalahgunaan narkotika dapat terjadi pada siapa saja tanpa memandang profesi maupun latar belakang. Karena itu, setiap individu harus memiliki pemahaman yang baik serta ketahanan diri agar tidak mudah terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba," ujar Sri Bardiyati.
Ia juga menyoroti kondisi geografis Kabupaten Pohuwato yang memiliki mobilitas masyarakat dan arus barang yang cukup tinggi, ditambah wilayah yang luas serta akses melalui jalur darat dan laut. Kondisi tersebut dinilai berpotensi dimanfaatkan oleh jaringan peredaran narkotika apabila tidak diantisipasi secara bersama.
Untuk itu, ia menekankan pentingnya koordinasi dan pertukaran informasi antara pemerintah daerah, BNN, TNI, Polri, pemerintah desa, pelaku transportasi, dunia usaha, hingga masyarakat. Meski demikian, ia mengingatkan agar setiap informasi yang diperoleh tetap disampaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku dan tidak disikapi dengan tindakan main hakim sendiri.
Sementara itu, Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kepala BNNP Gorontalo beserta jajaran yang telah hadir langsung di Kabupaten Pohuwato untuk memimpin apel sekaligus memberikan edukasi kepada seluruh ASN mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika.