Beranda Umum Kepala SPPG Kalitengah Minta Maaf usai Ratusan Santri Keracunan MBG, Dapur Dihentikan Sementara

Kepala SPPG Kalitengah Minta Maaf usai Ratusan Santri Keracunan MBG, Dapur Dihentikan Sementara

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, mengonfirmasi bahwa total korban mencapai 566 orang yang berasal dari 19 lembaga pendidikan, termasuk Pondok Pesantren Manbaul Hikam dan sejumlah sekolah swasta lainnya.

0
SPPG Kalitengah (YLBHI)

CARAPANDANG - Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah, Tanggulangin, Sidoarjo, Rafli Ridho, meminta maaf atas insiden dugaan keracunan massal yang menimpa ratusan santri dan siswa setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (1/9/2026).

"Mohon maaf ya, saya menyesal," ujar Rafli di hadapan awak media, Rabu (2/9/2026) dikutip Kompas.

Mengutip laporan Kompas, insiden ini berdampak luas. Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, mengonfirmasi bahwa total korban mencapai 566 orang yang berasal dari 19 lembaga pendidikan, termasuk Pondok Pesantren Manbaul Hikam dan sejumlah sekolah swasta lainnya.

Para korban mengeluhkan gejala seperti mual, pusing, dan diare setelah menyantap menu MBG yang terdiri dari nasi putih, telur orak-arik, tempe bumbu bali, tumis buncis baby corn, dan apel . SPPG Kalitengah diketahui memasok sekitar 2.800 porsi MBG setiap harinya.

Menyusul kejadian tersebut, Badan Gizi Nasional (BGN) langsung menghentikan sementara operasional SPPG Kalitengah. Teguh Bayu Wibowo, Wakil Koordinator BGN Regional Jawa Timur, menyatakan bahwa surat penangguhan telah diterbitkan pada Selasa malam.

"Untuk saat ini, SPPG kita berhentikan operasional. Selanjutnya, hasil lab dan lain-lain kita tunggu untuk satu minggu ke depan," kata Teguh.

Status penangguhan ini akan ditentukan lebih lanjut menjadi sementara atau permanen setelah hasil evaluasi dan uji laboratorium sampel makanan keluar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here