"Saya sangat bersyukur dapat menyelesaikan perjalanan ini sebagai lulusan terbaik. Pencapaian ini saya persembahkan untuk kedua orang tua dan kakak saya yang selalu memberikan doa, dukungan, dan semangat. Mama selalu mengatakan bahwa warisan terbaik yang dapat diberikan orang tua adalah pendidikan," ucapnya.
Ia melanjutkan, meski kedua orang tuanya hanya lulusan SLTA, mereka berhasil mengantarkan kedua anaknya menempuh pendidikan tinggi. Menariknya, Bintang dan kakaknya sama-sama menjadi lulusan terbaik di kampus masing-masing.
"Bagi saya, pencapaian ini adalah hasil dari doa, kerja kerja, dan dukungan keluarga," jelas Bintang.
Bukan Sekadar Kutu Buku
Prestasi yang didapat Bintang tidak hanya berasal dari ruang kelas. Lebih dari itu. Ia juga mengumpulkan portofolio dari berbagai bidang. Selama kuliah, Bintang aktif berorganisasi sekaligus mengasah pengalaman praktis.
Rekam jejaknya cukup panjang. Bintang pernah menjadi Staf Biro Internal Ormawa Eksekutif PKU, Staf HRD Pionir Muda, Direktur Departemen Data Analytics Gamma Sigma Beta, hingga Komti Statistika dan Sains Data '59.
Ia juga sempat menjadi asisten dosen, magang di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, dan menyabet gelar juara di beberapa Olimpiade Statistika.