Beranda Ekonomi Menteri ESDM Pastikan Harga BBM Bersubsidi Tidak Naik

Menteri ESDM Pastikan Harga BBM Bersubsidi Tidak Naik

Langkah yang dilakukan pemerintah tersebut bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat. Sebab, sampai saat ini sekitar 80 persen konsumsi BBM nasional masih berasal dari jenis bersubsidi.

0
Istimewa

CARAPANDANG – Di tengah kondisi dinamika geopolitik global yang tidak pasti yang berpengaruh pada naik turunnya harga energi, pemerintah tetap berkomitmen tidak akan menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Hal ini tegas disampaikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia kepada wartawan saat ditemui di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 3 Agustus 2026.

Menurutnya langkah yang dilakukan pemerintah tersebut bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat. Sebab, sampai saat ini sekitar 80 persen konsumsi BBM nasional masih berasal dari jenis bersubsidi.

"Itu yang paling penting. Karena total pemakaian BBM 80 persen itu subsidi, yang non-subsidi itu 20 persen, itu kan bagi yang mampu, bagi saudara-saudara kita yang mampu gitu loh. Tapi kalau yang 80 persen itu tetap menjadi bagian yang ditanggung oleh pemerintah, yaitu subsidi," tegasnya. 

Sementara itu, harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax saat ini mengalami penurunan harga. 

Bahlil menjelaskan bahwa mekanisme penetapan harga BBM nonsubsidi sejak awal memang mengacu pada perkembangan harga minyak dunia atau Indonesian Crude Price (ICP).

"Jadi kalau harga dunianya turun, dengan sendirinya akan terkoreksi. Tapi kalau naik, pasti juga akan naik. Dan sekarang kan lagi turun, dan kemudian badan usaha swasta melakukan koreksi terhadap penurunan harga itu. Nah, sekarang kan lagi turun nih,"ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here