Hal itu dilakukan agar tidak ada serangan susulan yang berpotensi mengancam keamanan warga sekitar.
"Patroli juga dilakukan dan pengejaran terhadap para pelaku. Kami akan terus bersinergi dengan seluruh unsur terkait agar keamanan masyarakat dan pelayanan penerbangan perintis di Papua tetap terjaga," ucap Wirya.
Untuk diketahui, peristiwa itu terjadi pada Kamis (2/7) pukul 06.50 WIT. Aksi penyerangan itu terjadi ketika pesawat yang lepas landas dari Bandara Wamena itu mendarat di Bandara Ipdeheik Desa Balinggama, Distrik Sobaham Kabupaten Yahukimo pukul 06.46 WIT.
Pesawat tersebut pun diserang hingga terbakar dan pilot dinyatakan tewas tertembak di lokasi.