Di Kabupaten Poso, masyarakat bersama aparat kepolisian melakukan pembersihan puing-puing bangunan yang terdampak gempa.
BPBD Kota Palu, Kabupaten Donggala, Kabupaten Poso, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Parigi Moutong bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) terus melakukan kaji cepat dan pendataan dampak di wilayah terdampak. Koordinasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta instansi terkait juga terus dilakukan guna mempercepat penanganan dan pemenuhan kebutuhan masyarakat.
Seiring dengan upaya penanganan yang terus dilakukan, sejumlah kebutuhan mendesak mulai teridentifikasi di wilayah terdampak. Sejumlah kebutuhan mendesak yang dilaporkan dari daerah terdampak antara lain logistik penanggulangan bencana, terpal untuk menutupi bangunan yang mengalami kerusakan, serta pemasangan tenda di halaman RSUD Kabupaten Poso.
Hingga saat ini, proses kaji cepat dan pendataan masih berlangsung sehingga jumlah korban maupun kerusakan berpotensi mengalami perubahan sesuai perkembangan di lapangan.
BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi. Warga di wilayah terdampak diharapkan terus mengikuti informasi resmi dari BMKG, BNPB, BPBD, dan pemerintah daerah setempat, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Masyarakat juga diminta menghindari bangunan yang mengalami kerusakan hingga dinyatakan aman oleh petugas berwenang.