CARAPANDANG - Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman meminta seluruh aparatur negara memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila, terutama bagi aparat yang memiliki kewenangan langsung terhadap masyarakat.
Dudung, dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Minggu, menilai penguatan tersebut penting karena semakin besar kewenangan yang dimiliki seseorang, semakin besar pula tanggung jawab moral yang harus dijalankan dalam menggunakan kewenangan tersebut.
"Seluruh aparatur negara juga harus terus mendapatkan penguatan nilai-nilai Pancasila, terutama mereka yang mempunyai kewenangan langsung terhadap masyarakat. Termasuk aparat pemerintahan, aparat penegak hukum, serta aparat yang memiliki kewenangan penindakan. Mengapa? Karena semakin besar kewenangan seseorang, semakin besar pula tanggung jawab moralnya.," kata Dudung.
Menurut dia, pemahaman Pancasila bagi aparat tidak cukup hanya diberikan dalam bentuk pengetahuan, tetapi harus tercermin dalam cara mereka menjalankan tugas dan menggunakan kewenangan.
Dudung mengatakan aparat pemerintahan, aparat penegak hukum, maupun aparat yang memiliki kewenangan penindakan harus mampu menjalankan tugas secara tegas dengan tetap mengedepankan nilai kemanusiaan dan keadilan.
"Bagi aparat, Pancasila harus terlihat dalam cara menggunakan kewenangan, tegas tetapi tetap manusiawi, berani tetapi tidak sewenang-wenang, menegakkan hukum tetapi tetap menjunjung keadilan dan martabat manusia," ujarnya.