CARAPANDANG - Kunyit (Curcuma longa) tidak hanya dikenal sebagai bumbu dapur khas Nusantara, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan yang telah diakui lembaga internasional. Kandungan utama kunyit, yakni kurkumin, memiliki sifat antiinflamasi, antioksidan, dan antimikroba.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melalui WHO Monographs on Selected Medicinal Plants menyebutkan bahwa kunyit secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi gangguan pencernaan, peradangan, serta mempercepat penyembuhan luka.
Sementara itu, National Center for Complementary and Integrative Health (NCCIH) Amerika Serikat menjelaskan bahwa kurkumin dalam kunyit berpotensi membantu meredakan peradangan dan nyeri, meskipun masih memerlukan penelitian lanjutan untuk dosis klinis yang optimal.
Peneliti dari Harvard Medical School dalam publikasi Harvard Health Publishing juga menyebutkan bahwa kurkumin berperan sebagai antioksidan kuat yang mampu melawan radikal bebas dan mendukung kesehatan jantung serta otak.
Manfaat Kunyit Berdasarkan Rujukan Ilmiah:
Mengurangi Peradangan dan Nyeri
Menurut NCCIH, kurkumin memiliki efek antiinflamasi yang dapat membantu meredakan nyeri sendi dan peradangan ringan.
Menjaga Kesehatan Pencernaan
WHO mencatat kunyit digunakan secara tradisional untuk mengatasi dispepsia, kembung, dan gangguan lambung ringan.
Meningkatkan Daya Tahan Tubuh