Dilansir dari Reuters, Selasa (21/3/2023), perusahaan yang kerap menggembar-gemborkan penciptaan lapangan kerja, Amazon akan menghapus 27.000 posisi dalam beberapa bulan terakhir atau 9 persen dari sekitar 300.000 karyawan. PHK massal kali ini berfokus pada divisi cloud dan periklanan Amazon.
Sebelumnya, divisi tersebut dinilai sangat menguntungkan, tapi dengan adanya tech winter, beberapa pelanggan mulai mengurangi pengeluaran sehingga berdampak pada Amazon.
Selain itu, PHK ini juga akan berdampak pada unit streaming Amazon, Twitch. CEO Twitch, Dan Clancy, yang baru saja ditunjuk ini mengatakan bahwa platform ini akan memberhentikan lebih dari 400 karyawan.
Pemangkasan di Amazon akan dilakukan pada April 2023.