Beranda Inspirasi Mahasiswa Unhas Ubah Serai dan Pandan Wangi Lawan Kutu Beras

Mahasiswa Unhas Ubah Serai dan Pandan Wangi Lawan Kutu Beras

Tim Pharmacount Universitas Hasanuddin (Unhas) menghadirkan Rice Protection with Natural Volatile Aroma (Riceva), sebuah paper strip yang memanfaatkan minyak atsiri serai dan ekstrak pandan wangi sebagai senyawa volatil alami untuk membantu melindungi dari kutu beras

0
Mahasiswa Unhas ubah serai dan pandan wangi lawan kutu beras

Pemanfaatan bahan-bahan hayati lokal tidak hanya berpotensi mengurangi ketergantungan terhadap bahan kimia sintetis, tetapi juga membuka peluang hilirisasi komoditas pertanian Indonesia menjadi produk bernilai tambah.

Menurut Humairah, Riceva dirancang agar dapat digunakan secara luas, mulai dari rumah tangga, mahasiswa yang tinggal di kos, pelaku UMKM pangan, hingga toko beras dan sembako.

Bentuk paper strip membuat produk mudah ditempatkan di dalam wadah penyimpanan tanpa memerlukan perlakuan khusus. Meski demikian, pengembangan inovasi berbasis sains tidak berhenti pada tahap perancangan konsep.

Untuk memastikan efektivitas dan keamanan produk, Tim Pharmacount merencanakan pembuatan prototipe, pengujian kemampuan paper strip dalam menghambat serangan kutu beras, serta penyempurnaan model bisnis sebelum diimplementasikan secara lebih luas.

Proses lahirnya Riceva juga menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas disiplin ilmu. Humairah menjelaskan bahwa tim melakukan studi literatur, analisis pasar, penyusunan model bisnis, hingga analisis kelayakan usaha.

"Tantangan terbesar adalah mengintegrasikan aspek kesehatan, inovasi produk dan strategi bisnis ke dalam satu proposal yang komprehensif," ujarnya.

Kolaborasi antara mahasiswa Farmasi dan Akuntansi, katanya, menjadi kekuatan utama dalam menyusun solusi yang tidak hanya layak secara ilmiah, tetapi juga memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai produk komersial.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here