Menutup sambutannya, Wamen Fajar berharap BYD Small Steps for Tomorrow tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan yang diperluas ke lebih banyak daerah, termasuk wilayah 3T, kepulauan, perbatasan, pesisir, pegunungan, dan daerah ujung negeri.
“Program ini langkah kecil, tetapi berdampak besar jika dilakukan berkelanjutan dan diperluas jangkauannya hingga ujung-ujung negeri. Dari tas dan sepatu, kita sedang membangun motivasi, percaya diri, dan harapan anak-anak Indonesia,” ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, President Director BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, menyampaikan bahwa BYD senang dapat berkontribusi bagi pendidikan anak-anak Indonesia. Ia mengenang masa sekolahnya di Tiongkok sekitar 30 tahun lalu, ketika fasilitas belajar belum semaju hari ini.
“Dulu, ketika saya sekolah dasar di Tiongkok, belum ada teknologi seperti Papan Interaktif Digital. Bahkan saya menggunakan pensil selama bertahun-tahun. Karena itu, anak-anak Indonesia hari ini memiliki banyak kesempatan. Kalian bisa menjadi apapun yang kalian cita-citakan,” tutup Eagle. dilansir kemendikdasmen.go.id